Antara kopi, bangun pagi, dan anak rajin, korelasi seperti apakah yang menghubungkan antara ketiganya? Bagaimana bentuk korelasi tersebut? Dengan rumus apa pengetesan hipotesis dilakukan? (jdug..dipukul temen2 yang belum lulus statistik (^.^v).Selasa, 05 Mei 2009
antara kopi, bangun pagi, dan munculnya anak rajin
Antara kopi, bangun pagi, dan anak rajin, korelasi seperti apakah yang menghubungkan antara ketiganya? Bagaimana bentuk korelasi tersebut? Dengan rumus apa pengetesan hipotesis dilakukan? (jdug..dipukul temen2 yang belum lulus statistik (^.^v).
Diposkan oleh begawan edan di 07:49 4 komentar
Kamis, 02 April 2009
tribute to hapeku
Diposkan oleh begawan edan di 08:31 0 komentar
Rabu, 18 Maret 2009
ihsan

Sekedar pemberitahuan, nama lengkap saya Ichsan Nur Hidayat ; Ichsan (ihsan) : baik; nur :cahaya; hidayat : petunjuk. Jadi “kasarane” maksud bapak-ibuk saya ngasih nama ke saya itu supaya bisa menjadi “cahaya petunjuk yang baik”..weleh…weleh..dan pertanyaannya bener banget “ihsan (ini panggilan saya) kamu ngerasa gak?”..%$^#&*
Diposkan oleh begawan edan di 20:07 6 komentar
Rabu, 11 Maret 2009
Pemilu, ku, mu, nya
Membaca kompas kemarin atau kalo gak ya kemarinnya, ada wacana yang mempertanyakan sebenarnya “untuk siapa pemilu kali ini”. Pertanyaan yang menurut saya PAS sekali, ditengah apatisnya saya dan mungkin anda. Untuk kasus saya, caleg tidak ada yang kenal (jangan2 gara-gara autis kemaren!), tahunya cuma caleg luar daerah yang mempunyai strategi kampanye luar biasa efektif dengan masuk TV dan diulas banyak kalangan, yaitu caleg2 yang NYOLONG MOTOR, caleg-caleg yang jadi BANDAR NARKOBA, dan sejenisnya.
Setelah bosen melihat caleg, iseng-iseng melihat baliho-baliho partai, hmm…ada “partainya” Bu Anu, ada “partainya” Pak Anu, ada “partainya” Pak Fulan, ada “partainya” Bu Fulanah, dan perusahaan partai sejenisnya. malahan jangan-jangan sudah ada yang nyiapin pewaris.he2.. Yang paling membuat saya super jengah terhadap para partai dan para caleg adalah seringnya bawa-bawa foto beliau-beliau yang telah wafat, mungkinkah gak pede dengan kemampuan sendiri, hingga harus pinjam kekuatan dunia lain. Saya pernah ngobrol-ngobrol dengan teman masalah partai yang menjual “dunia lain” itu, ada yang jawab mungkin; visinya sama, atau semangatnya sama. Ada juga teman saya yang bilang, Hmm..bullshit,,
Gedung dewan, ada apa di sana? ada petugas kebersihan yang mengaku sering menyapu “sarung pisang” di kala pagi. Yah, khusnudzon aja, pak2 (jamak) dewan baru pada belajar jadi sales kondom, atau baru ada agenda rapat serius mengenai “keamanan” dan “kenyamanan” kondom. Pokokke khusnudzon aja. Ada berita korupsi? Udah bukan berita. Jadi no comment aja.
Dulu, pernah terjadi jaman dimana Indonesia masih gaptek, pernah terjadi jaman dimana saya dan orang-orang semangat nyanyi “pemilihan umum telah memanggil kita/s’luruh rakyat menyambut gembira”,,
*bukan bermaksud meng-compare kan dulu dan sekarang, tapi “posisi keberadaan('nya')”
Diposkan oleh begawan edan di 19:12 0 komentar
Sabtu, 28 Februari 2009
Squidward
Squidward, seperti namanya, squid, ikan cumi-cumi (termasuk ikan gak sih?). Makhluk ini merupakan salah satu karakter dalam kisah Spongebob, kartun nickelodeon yang selalu setia menjadi teman minum kopi saya setiap pagi. Saya teringat dia karena secara tidak terduga semalam hp saya menampilkan tulisan yang intinya menanyakan ”gimana sih caranya menutup diri ?”. Pertanyaan ini boleh dibilang tidak aneh dialamatkan pada saya yang saya sadari memang mengindikasikan hal itu, dan setelah saya tanyakan kepada si empunya sms dia juga berpendapat serupa (huhu..), padahal ada yang kayaknya lebih aneh (he2..).
Terus, apa hubungannnya dengan Squidward??hmm..gak ada sih, cuma squidward itu..
a. sedikit mempunyai aktivitas yang memberikan kesenangan
b. emosi dingin, afek mendatar, dan tidak peduli
c. hampir selalu memilih aktivitas yang dilakukan sendiri
d. tidak mempunyai teman dekat atau hubungan pribadi yang akrab
lha sialnya...setiap kali nonton si tentakel maen film, kok kayaknya ngerasa mirip aja. DAN ditambah lagi, 4 poin di atas adalah 4 dari 10 poin yang tercantum dalam ”pedoman penggolongan dan diagnosis gangguan jiwa” dengan kode F60.1, yaitu gangguan kepribadian skizoid, yang untuk diagnosis dibutuhkan paling sedikit 3 dari 10 poin itu (ini ”ngepek” lho...nggak ngarang).weleh..weleh..”gak nyangka bisa curhat”.. (ntah sejak kapan saya jadi suka kata ’weleh’nya Kak Seto, he2..), jadi intinya, gak ada intinya, Cuma pengen ngasih tahu aja kalo psikologi tu asik. Dimana bagian ngasih taunya??ya ada.
Yang terakhir, sebagai calon begawan, jadi ya ber”wejang”, gak usah deh kepengen jadi orang tertutup, serius gak enak, pasti nyesek banget!! Itu kutukan,,lebih baik menolong saya keluar dari kutukan itu..
Diposkan oleh begawan edan di 06:05 8 komentar
Sabtu, 31 Januari 2009
barang haram katanya
Sekarang ini, MUI baru sibuk kesana-kemari untuk menjelaskan mengenai 2 fatwa barunya yang cukup mengundang kontrofersi, fatwa MENGHARAMKAN ROKOK, dan fatwa MENGHARAMKAN GOLPUT dalam pemilu. Karena di tembok kamar saya ada tulisan “free smoke area” dan di monitor computer saya ada sticker “no smoking”, maka saya lebih tertarik dengan diharamkannya rokok, yang setahu saya dulu masih makhruh. Keputusan MUI ini dibumbui dengan teriakan KOMNAS anak, yang menginginkan adanya larangan iklan rokok di media, khususnya televisi , yang padahal sebagian besar orangtua di
Tidak bisa dipungkiri bahwa kita selalu serba salah jika sudah berurusan dengan benda menyala ini, mau anti 100% nanti kita tidak bias nonton bola, nanti jarang ada event music, nanti ribuan pekerja di pabrik-pabrik rokok nganggur, dan nanti-nanti yang lain. Peraturan pemerintah yang mengatur masalah rokok pun tempat-tempat bebas asap rokok telah ada, namun juga tidak kuasa menghadapi keperkasaan candu ini. Dalam kereta prameks (prambanan ekspres_jogja-solo), yang jadi primadona transportasi saya, di stasiunnya, di masjid, di dalam KAMPUS, semua tidak bisa tidak ada asap rokok.
Ngomongin rokok di areal pendidikan, saya jadi ingat salah satu reality show “John Pantau” di sebuah stasiun TV yang kebetulan saya pas nonton. Jadi ceritanya si John sidak ke sebuah SMA gitu, terus di temani salah satu siswi
Jadi, sekali lagi, tidak bias dipungkiri, bahwa rokok sudah ada sebelum saya, yang nulis ini, atau anda yang baca ini, lahir mak-cenger kedunia. Jadi, kalo dibuat fatwa itu ntah siapa yang mau dengar, wong para kyai2 di Pondok2
Jadi, barang haram katanya??entahlah.
*gambar kulo undhuh saking www.quittobaccoindonesia.net
Diposkan oleh begawan edan di 16:25 4 komentar
Jumat, 05 Desember 2008
Psikologi untuk Anda
Psikologi untuk anda, begitulah kalimat yang katanya sering dilontarkan para psikolog. Kalimat ”gojekan” itu bagi para mahasiswa psikologi merupakan kalimat yang sakti, karena dengan segala kapasitas ”thethek-bengek” (ada yang bisa mentranslate-nya?) ilmu mengenai manusia yang telah diterimanya, masih juga banyak mahasiswa (yang saya maksud saya dan teman2 saya di psikologi uns_) yang hidupnya berantakan, aneh, dan menggelikan. Jadilah kalimat itu senjata pamungkas, ”psikologi untuk anda”, dan, ”bukan untuk saya”.
Diposkan oleh begawan edan di 08:46 1 komentar








